Yuk, Cegah Karies Pada Anak Dengan Konsultasi di RS Citra Sari Husada

Gigi berlubang, juga disebut kerusakan gigi atau karies, adalah salah satu masalah gigi paling umum pada balita dan anak-anak. Karies gigi disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor, termasuk bakteri di mulut anak. Untuk mencegah terjadinya karies, Anda bisa melakukan rutin pengecekan kondisi gigi dan mulut di RS Citra Sari Husada.

National Center for Health Statistics (NHCS) melaporkan bahwa 21,4 persen anak usia 2 hingga 5 tahun mengalami gigi berlubang. Jika demikian, Anda tidak boleh mengabaikannya atau anak pada akhirnya akan kehilangan giginya.

Kerusakan gigi, alias gigi berlubang atau karies gigi terjadi ketika bakteri di dalam mulut mulai menggerogoti gigi. Karies gigi bisa disebabkan oleh empat penyebab umum di bawah ini.

  • Tidur dengan botol

Kerusakan gigi akibat tidur dengan botol, secara dikenal sebagai Early Childhood Caries (ECC) atau karies anak usia dini. Penyebab kondisi ini adalah memberi balita botol berisi susu atau jus pada waktu tidur siang atau sebelum tidur. Cairan sarat gula dari botol bisa tetap berada di mulut anak selama berjam-jam atau sepanjang malam. Ini menciptakan tempat yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak dan pembentukan asam yang mengikis gigi.

  • Kebiasaan makan dan minum yang tidak sehat

Jika memberikan balita botol atau cangkir berisi susu atau jus, dapat membiakkan bakteri. Sama seperti halnya membiarkan anak mengisap permen dalam waktu lama atau mengonsumsi banyak makanan manis.

  • Perawatan gigi yang tidak teratur

Tidak rutin menyikat gigi balita atau tidak pernah membawa anak ke dokter gigi secara teratur juga dapat menyebabkan kerusakan gigi.

  • Menyebarkan bakteri dari air liur

Memasukkan empeng ke dalam mulut Anda, makan dari peralatan yang sama, dan memberi anak ciuman di bibir tidak boleh dilakukan dalam perawatan mulut balita. Hal ini dapat menyebarkan bakteri penyebab gigi berlubang dari mulut Anda ke mulut anak.

Anda perlu cari tahu apa saja pencegahan karies gigi dengan tepat selain menghindari penyebab di atas. Nah, berikut ini beberapa tindakan yang dapat dilakukan sebagai pencegahan terhadap karies.

  1. Ajari anak menyikat membersihkan benang setiap hari

Bersihkan gusi bayi dengan kain lembut atau kain kasa untuk menghilangkan plak sebelum gigi pertama tumbuh. Saat gigi pertama anak tumbuh, bersihkan giginya dengan sikat gigi yang lembut. Jika si Kecil berusia kurang dari 3 tahun, tanyakan kepada dokter gigi apakah anak sudah boleh menggunakan pasta gigi berfluorida seukuran nasi. Saat anak mencapai usia 3 sampai 6 tahun, gunakan pasta gigi seukuran kacang polong. Mulailah membersihkan gigi anak dengan benang gigi (dental floss) saat ia sudah memiliki gigi yang saling bersentuhan.

  1. Berhati-hatilah dalam memilih jus buah untuk anak

Jus bukanlah bagian dari diet sehat, jika dibandingkan dengan sepotong buah. Terlebih lagi jus buah kemasan yang tidak memiliki banyak serat seperti buah asli untuk balita, selain itu biasanya juga lebih banyak kalori, dan diserap secara berbeda. American Academy of Pediatrics menyarankan tidak lebih dari 120 mL-180 mL jus 100 persen buah, dalam sehari untuk anak-anak berusia 1 sampai 6 tahun, artinya hanya ½ cangkir sampai ¾ cangkir.

  1. Berikan asupan makanan sehat untuk balita

Beri anak asupan makanan bergizi, dan gabungkan dengan cara yang membantu mengurangi risiko karies gigi di atas. Anda dapat menyajikan makanan yang mencakup biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan. Mozzarella dan keju lainnya, yoghurt, dan susu baik untuk gigi dan merupakan camilan yang enak setelah makan. Selain itu, makanan tersebut juga membantu membersihkan mulut dari gula berbahaya dan melindungi dari plak.

  1. Memberikan suplemen flouride dari dokter gigi anak

Jika anak membutuhkan tambahan fluoride, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter gigi anak. Dokter gigi mungkin akan merekomendasikan suplemen atau gel atau pernis yang akan digunakan pada gigi anak. Jika dokter kemudian memberikan suplemen untuk menjaga kesehatan gigi si Kecil, gunakan suplemen hanya sesuai petunjuk dan dosis yang diberikan. Serta jauhkan dari jangkauan anak. 

Nah, sebelum terjadinya karies pada gigi anak Anda, lebih baik segera periksakan kondisinya di RS Citra Sari Husada. Lebih baik mencegah daripada mengobati!