Obat Merislon – Kegunaan, Dosis, dan Efek Samping

Obat merislon digunakan untuk mengatasi vertigo yang berhubungan dengan penyakit meniere, yakni gangguan pada telinga bagian dalam.

Cara kerja obat merislon yakni dengan menurunkan tekanan pada telinga yang diduga bisa menimbulkan rasa mual, pusing, dan juga vertigo.

Obat merislon termasuk ke dalam obat golongan keras, sehingga penggunaannya harus mengikuti petunjuk dokter, ya. Di pasaran, obat Merislon tersedia dalam bentuk tablet dengan dosis 6 mg.

Berikut ini informasi terkait obat Merislon seperti manfaat, dosis, dan juga efek sampingnya yang wajib kamu ketahui.

Manfaat obat Merislon

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, obat Merislon bermanfaat untuk mengatasi penyakit Meniere yang dapat menimbulkan gangguan seperti vertigo, telinga berdenging, hingga gangguan pendengaran.

Betahistin yang terkandung di dalam obat Merislon mampu membuat otot polos lebih rileks, sehingga aliran darah menuju otak bisa meningkat serta memengaruhi sel saraf telinga di bagian dalam.

Obat Merislon juga bermanfaat untuk memperbaiki gangguan pembuluh darah kecil untuk mengurangi tekanan endolimfatik yakni pada kantung yang berfungsi mengatur kadar cairan di telinga dalam.

Dosis obat Merislon

Mengingat obat Merislon tergolong obat keras, maka pemakaiannya harus sesuai dengan petunjuk dokter, ya. Kamu tidak bisa mengonsumsi sembarangan. Berikut ini dosis yang biasanya diberikan.

  • Dewasa: 1-2 tablet sebanyak 3 kali sehari

Saat mengonsumsi obat Merislon, pastikan jika kamu mengonsumsi tepat waktu, ya. Apabila terlewat selama beberapa jam, sebaiknya segera minum. Namun, apabila dosis yang terlewat mendekati dengan waktu dosis kedua, sebaiknya abaikan saja.

Konsumsi obat sesuai dosis yang diberikan, jangan sampai mengurangi apalagi menambah dosis dari yang sudah ditentukan. Hal ini bisa menyebabkan efek samping hingga overdosis. 

Efek samping

Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin terjadi saat kamu mengonsumsi obat Merislon.

  • Mual
  • Sakit kepala
  • Gangguan pencernaan
  • Kembung
  • Ruam kulit
  • Kesulitan tidur
  • Detak jantung cepat
  • Sulit bernafas

Apabila kamu mengalami efek samping seperti di atas, tak perlu panik. Kamu bisa melakukan beberapa hal ini sebagai upaya pertolongan pertama.

  • Gangguan pencernaan: konsumsi obat Merislon setelah makan untuk mencegah gangguan pencernaan. Untuk meredakan rasa sakit kamu juga bisa mengonsumsi antasida.
  • Sakit kepala: atasi sakit kepala dengan perbanyak istirahat dan minum banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol. Apabila rasa nyeri tak kunjung hilang, kamu bisa mengonsumsi paracetamol atau ibuprofen.
  • Perut kembung: coba minum obat merislon setelah makan.
  • Mual: minum obat merislon setelah makan dan hindari mengonsumsi makanan yang pedas.

Apabila efek samping yang kamu alami tak kunjung membaik bahkan semakin parah, sebaiknya segera menemui dokter untuk penanganan lebih lanjut, ya. 

Interaksi obat

Mengonsumsi obat Merislon dengan makanan atau obat tertentu bisa menimbulkan interaksi obat yang membuat obat jadi kurang efektif bahkan bisa memunculkan efek samping yang berbahaya. 

  • Interaksi dengan alkohol: bisa meningkatkan efek samping seperti mual.
  • Interaksi dengan inhibitor monoamine oksidase, antihistamin.
  • Interaksi dengan makanan: bisa memperlambat penyerapan obat Merislon apabila dimakan bersama makanan.
  • Pasien dengan penyakit feokromositoma disarankan tidak mengonsumsi obat Merislon. Oleh sebab itu penting memberitahu dokter terkait riwayat penyakit yang kamu derita. 

Perhatian khusus

Dibutuhkan perhatian khusus untuk seseorang dengan kondisi sebagai berikut ini:

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang menderita asma bronkial
  • Penderita gangguan hati
  • Seseorang yang mengalami biduran dan ruam
  • Penderita jantung dan pembuluh darah
  • Pasien yang memiliki luka pada saluran pencernaan
  • Pasien yang mengalami luka pada dinding lambung

Agar tidak salah, kamu bisa melakukan konsultasi pada dokter sebelum mengonsumsi obat Merislon secara langsung atau online melalui aplikasi SehatQ.