Yuk, Cegah Karies Pada Anak Dengan Konsultasi di RS Citra Sari Husada

Gigi berlubang, juga disebut kerusakan gigi atau karies, adalah salah satu masalah gigi paling umum pada balita dan anak-anak. Karies gigi disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor, termasuk bakteri di mulut anak. Untuk mencegah terjadinya karies, Anda bisa melakukan rutin pengecekan kondisi gigi dan mulut di RS Citra Sari Husada.

National Center for Health Statistics (NHCS) melaporkan bahwa 21,4 persen anak usia 2 hingga 5 tahun mengalami gigi berlubang. Jika demikian, Anda tidak boleh mengabaikannya atau anak pada akhirnya akan kehilangan giginya.

Kerusakan gigi, alias gigi berlubang atau karies gigi terjadi ketika bakteri di dalam mulut mulai menggerogoti gigi. Karies gigi bisa disebabkan oleh empat penyebab umum di bawah ini.

  • Tidur dengan botol

Kerusakan gigi akibat tidur dengan botol, secara dikenal sebagai Early Childhood Caries (ECC) atau karies anak usia dini. Penyebab kondisi ini adalah memberi balita botol berisi susu atau jus pada waktu tidur siang atau sebelum tidur. Cairan sarat gula dari botol bisa tetap berada di mulut anak selama berjam-jam atau sepanjang malam. Ini menciptakan tempat yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak dan pembentukan asam yang mengikis gigi.

  • Kebiasaan makan dan minum yang tidak sehat

Jika memberikan balita botol atau cangkir berisi susu atau jus, dapat membiakkan bakteri. Sama seperti halnya membiarkan anak mengisap permen dalam waktu lama atau mengonsumsi banyak makanan manis.

  • Perawatan gigi yang tidak teratur

Tidak rutin menyikat gigi balita atau tidak pernah membawa anak ke dokter gigi secara teratur juga dapat menyebabkan kerusakan gigi.

  • Menyebarkan bakteri dari air liur

Memasukkan empeng ke dalam mulut Anda, makan dari peralatan yang sama, dan memberi anak ciuman di bibir tidak boleh dilakukan dalam perawatan mulut balita. Hal ini dapat menyebarkan bakteri penyebab gigi berlubang dari mulut Anda ke mulut anak.

Anda perlu cari tahu apa saja pencegahan karies gigi dengan tepat selain menghindari penyebab di atas. Nah, berikut ini beberapa tindakan yang dapat dilakukan sebagai pencegahan terhadap karies.

  1. Ajari anak menyikat membersihkan benang setiap hari

Bersihkan gusi bayi dengan kain lembut atau kain kasa untuk menghilangkan plak sebelum gigi pertama tumbuh. Saat gigi pertama anak tumbuh, bersihkan giginya dengan sikat gigi yang lembut. Jika si Kecil berusia kurang dari 3 tahun, tanyakan kepada dokter gigi apakah anak sudah boleh menggunakan pasta gigi berfluorida seukuran nasi. Saat anak mencapai usia 3 sampai 6 tahun, gunakan pasta gigi seukuran kacang polong. Mulailah membersihkan gigi anak dengan benang gigi (dental floss) saat ia sudah memiliki gigi yang saling bersentuhan.

  1. Berhati-hatilah dalam memilih jus buah untuk anak

Jus bukanlah bagian dari diet sehat, jika dibandingkan dengan sepotong buah. Terlebih lagi jus buah kemasan yang tidak memiliki banyak serat seperti buah asli untuk balita, selain itu biasanya juga lebih banyak kalori, dan diserap secara berbeda. American Academy of Pediatrics menyarankan tidak lebih dari 120 mL-180 mL jus 100 persen buah, dalam sehari untuk anak-anak berusia 1 sampai 6 tahun, artinya hanya ½ cangkir sampai ¾ cangkir.

  1. Berikan asupan makanan sehat untuk balita

Beri anak asupan makanan bergizi, dan gabungkan dengan cara yang membantu mengurangi risiko karies gigi di atas. Anda dapat menyajikan makanan yang mencakup biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan. Mozzarella dan keju lainnya, yoghurt, dan susu baik untuk gigi dan merupakan camilan yang enak setelah makan. Selain itu, makanan tersebut juga membantu membersihkan mulut dari gula berbahaya dan melindungi dari plak.

  1. Memberikan suplemen flouride dari dokter gigi anak

Jika anak membutuhkan tambahan fluoride, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter gigi anak. Dokter gigi mungkin akan merekomendasikan suplemen atau gel atau pernis yang akan digunakan pada gigi anak. Jika dokter kemudian memberikan suplemen untuk menjaga kesehatan gigi si Kecil, gunakan suplemen hanya sesuai petunjuk dan dosis yang diberikan. Serta jauhkan dari jangkauan anak. 

Nah, sebelum terjadinya karies pada gigi anak Anda, lebih baik segera periksakan kondisinya di RS Citra Sari Husada. Lebih baik mencegah daripada mengobati!

Sebal dengan Masalah Gigi Ini? Cegah dengan Enkasari

Selama ini masih banyak orang abai untuk berkumur dengan obat kumur tiap hari. Padahal, berkumur dengan obat kumur seperti Enkasari bisa membantu pembersihan maksimal. Di mana saat Anda hanya menggosok gigi biasa, masih banyak sisa kuman dan bakteri yang tidak terangkut dan akhirnya menimbulkan beragam masalah untuk rongga mulut Anda. 

Penggunaan obat kumur seperti Enkasari yang diformulasikan khusus dengan xanthorrhizol, yaitu senyawa yang diekstraksi dari rimpang temulawak, dapat menjadi kunci agar kuman-kuman yang tersisa di rongga mulut terangkut. Senyawa ini juga bersifat anti mikroba dan anti inflamasi sehingga dapat mencegah terjadinya infeksi dari kuman maupun bakteri yang tersisa. 

Kuman dan bakteri yang tersisa di mulut Anda pun sangat mudah menimbulkan berbagai masalah rongga mulut. Berikut ini adalah beberapa kondisi masalah kesehatan yang dapat Anda alami jika tidak rajin membersihkan gigi dan mulut secara maksimal. 

1. Gigi Berlubang 

Gigi berlubang tentunya sangat menyebalkan. Masalah gigi yang satu ini bisa membuat Anda mengalami nyeri. Bahkan dalam cuaca dingin, nyeri akibat gigi berlubang bisa semakin menjadi. Tidak hanya itu, gigi berlubang juga dapat menimbulkan infeksi gusi dan bau tidak sedap ketika Anda bernapas. 

Lubang pada gigi Anda tidak terbentuk dalam sekejap. Biasanya ini terjadi karena adanya penumpukan bakteri yang meleket di gigi hinga menimbulkan plak tebal. Plak inilah yang perlahan menghancurkan kulit gigi terluar sehingga gigi pun menjadi berlubang. Untuk mencegah masalah gigi ini terjadi, sikat gigi Anda setidaknya 2 kali sehari dengan pasta gigi berfluoride,. Dianjurkan pula Anda menggunakan benang gigi setiap hari berkumur dengan obat kumur untuk meminimalkan pembentukan plak yang membuat gigi berlubang. 

 2. Erosi Gigi 

Erosi gigi merupakan masalah gigi di mana struktur gigi perlahan menghilang. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh asam yang menyerang email atau lapisan terluar dari gigi. Erosi gigi pun lebih mudah terjadi ketika struktur gigi Anda rapuh dan mudah mengeropos. 

Gejala dari masalah gigi yang satu adalah rasa sensitivas yang tiba-tiba muncul. Sebagai contoh, Anda mendadak menjadi tidak kuat mengemut es. Pada beberapa orang gejala erosi gigi bisa mengarah ke keretakan gigi. Penggunaan obat kumur Enkasari dapat menjadi pencegah masalah kesehatan mulut ini. Pasalnya, produk ini mengandung daun teh hijau yang memiliki senyawa khusus yang dapat menjaga kepadatan gigi agar tidak mudah keropos.  

3. Gigi Retak 

Gigi retak biasanya mudah terjadi apabila Anda mengalami erosi gigi terlebih dahulu. Kondisi keretakan gigi ini juga berhubungan dengan kepadatan gigi yang tidak kuat sehingga keropos dan mudah mengalami keretakan atau kepatahan. 

Untuk mencegahnya, biasakanlah menggosok gigi dengan pasta gigi berfluoride sebanyak 2 kali sehari guna menguatkan struktur dan email gigi. Tidak hanya itu, berkumur dengan obat kumur Enkasari yang memiliki senyawa yang menjaga kepadatan gigi juga dapat mencegah munculnya keretakan gigi yang penanganannya ribet ini. 

4. Bau Mulut 

Tentu Anda tidak suka jika memiliki bau mulut tidak sedap setiap kali berbicara. Bau mulut ini sebenarnya tidak berhubungan dengan yang Anda makan. Lebih daripada itu, sebanyak 85 persen kondisi bau mulut disebabkan oleh kondisi gigi yang bermasalah, seperti gigi berlubang. 

Menggunakan obat kumur seperti Enkasari dapat menjadi cara instan untuk menyegarkan napas Anda. Penggunaan obat kumur juga bisa membantu mematikan bakteri dan kuman yang ada di rongga mulut, yang menjadi penyebab bau mulut yang memalukan Anda tersebut. 

5. Gusi Berdarah 

Apakah gusi Anda mudah berdarah? Bisa saja Anda mengalami penyakit gusi (gingivitis). Kondisi ini biasanya disebabkan oleh penumpukan plak akibat bakteri yang lengket di bawah garis gusi. Jika tidak diobati, pada titik tertentu dapat menyebabkan pengeroposan dan pergeseeran gigi. Tentu Anda tidak mau mengalaminya, bukan? 

Cara terbaik menghindari masalah gusi berdarah adalah memastikan kebersihan rongga mulut setiap hari. Tidak hanya cukup dengan menggosok gigi, biasakan pula menggunakan obat kumur guna memastikan semua kuman dan bakteri yang tidak terjangkau oleh sapuan sikat gigi bisa tetap terbasmi. 

Jadi, biasakanlah menggunakan obat kumur Enkasari untuk memaksimal kebersihan rongga mulut Anda. Hasilnya, Anda pun tidak lagi berkeluh kesah dan sebal pada masalah-masalah rongga mulut di atas. 

Reference 

https://toko.sehatq.com/produk/enkasari-mouthwash-freshmint-250-ml
https://www.verywellhealth.com/top-common-dental-problems-1059461
https://www.webmd.com/oral-health/ss/slideshow-tooth-problems
https://www.healthgrades.com/right-care/oral-health/9-common-dental-problems

Pentingkah Sebenarnya Penggunaan Essence yang Bagus Bagi Kulit Wajah?

Jika membahas mengenai produk perawatan kulit wajah, pasti tak akan ada habisnya. Selalu ada saja tren baru dalam merawat kulit wajah. 

Apalagi jika Anda pernah melihat bagaimana belasan rangkaian perawatan wajah ala korea yang akhirnya booming pada seluruh pecinta skincare.

Jika kembali dilihat, tren K-beauty ini memang tak pernah ketinggalan untuk memasukkan essence yang bagus pada rangkaian 10 steps skincare routine di penggunaan harian skincare mereka.

Essence yang bagus sebaiknya mampu mengatasi masalah kulit yang dialami

Lalu apa sebenarnya fungsi essence?

Salah satu peran utama essence adalah membantu kulit wajah dalam menyerap rangkaian produk perawatan wajah seperti serum dan pelembap dengan lebih baik. 

Namun diluar itu, essence yang bagus juga banyak mendatangkan manfaat diantaranya adalah:

  1. Memberikan kelembapan

Essence sendiri berbahan dasar air yang didalamnya terdapatnya bahan-bahan dengan konsentrasi tinggi yang sangat baik untuk kulit wajah.

Jika dibandingkan dengan serum, essence yang bagus memiliki konsistensi yang hampir mirip dengan serum, namun tidak lebih kental dari serum. 

Salah satu manfaat yang dihasilkan oleh pengguna essence adalah memberikan kelembapan pada wajah. Kandungan berbahan dasar air pada essence membuat essence mudah meresap kedalam kulit untuk terus menjaga kelembapan kulit.

2. Menghidrasi lapisan kulit terdalam wajah

Hal ini diakibatkan karena essence yang bagus mengandung berat molekul yang lebih rendah dibandingkan produk perawatan wajah lainnya, yang akhirnya membuat essence lebih mudah masuk kedalam kulit untuk menembus bagian terdalam kulit wajah.

  1. Meningkatkan kesehatan kulit

Berbagai kandungan yang terdapat didalam essence seperti hyaluronic acid, glycerin, salicylic acid, retinol, niacinamide dan vitamin lainnya memang ditujukan untuk menunjang kesehatan kulit wajah. 

Kandungan yang terdapat dalam essence

Ada banyak sekali kandungan yang terdapat di dalam essence yang bagus. Berbagai kandungan didalamnya sudah pasti mengandung banyak manfaat yang memang sangat baik bagi kulit wajah. Beberapa diantaranya adalah:

  • Glycerin dan hyaluronic acid, berfungsi untuk menghidrasi kulit dan menjaga kelembapan kulit
  • Salicylic acid, membantu mengurangi bakteri penyebab jerawat, dan meredakan jerawat
  • Retinol, meningkatkan elastisitas serta mencegah tanda-tanda penuaan dini
  • Vit C, membantu mencerahkan kulit kusam serta menyamarkan noda hitam
  • Niacinamide, memperbaiki tekstur kulit dan serta membantu mencerahkan.

Kapan harus menggunakan essence?

Essence yang bagus dapat digunakan setelah tahap cleansing pada wajah. Karena sifat essence yang ringan dan mudah meresap, Anda bisa aplikasikan essence dua kali dalam satu hari yaitu pada pagi dan malam.

Setelah penggunaan toner pada wajah, aplikasikan essence secara merata pada kulit wajah kemudian tunggu hingga meresap.

Setelah meresap, Anda bisa lakukan langkah perawatan wajah lainnya seperti serum, pelembap, dan SPF seperti biasa.

Pentingkah essence bagi penggunaan kulit wajah?

Essence yang bagus peran penting dalam mempersiapkan kulit wajah agar mampu menerima produk perawatan wajah lainnya dengan baik.

Dengan kata lain, essence memiliki kemampuan untuk menjadikan kulit sebagai kanvas yang baik agar siap dilapisi berbagai jenis produk perawatan wajah lainnya.

Jika ditanya seberapa penting penggunaan essence pada kulit wajah, semua akan kembali pada pilihan Anda masing-masing. 

Jika dirasa Anda membutuhkan sebuah produk yang bisa menghidrasi kulit dengan baik sambil membantu wajah menyerap produk perawatan wajah dengan lebih maksimal, essence adalah salah satu rangkaian produk perawatan wajah yang penting untuk Anda masukkan kedalam tahapan perawatan kulit wajah Anda.

Karbohidrat Dalam Nasi Merah, Putih, dan Cokelat

Nasi adalah makanan pokok masyarakat Indonesia. Bahkan banyak orang sering bilang kalau masyarakat Indonesia belum makan atau kenyang kalau belum makan nasi. Namun, ada beberapa jenis nasi seperti nasi merah, cokelat, dan putih dengan kandungan nutrisi, terutama karbohidrat, yang berbeda-beda. Misalnya saja, dalam satu cup nasi cokelat masak terkandung 52 gram karbohidrat, sementara satu cup nasi putih mengandung 53 gram karbohidrat. Di sisi lain, padi liar atau wild rice yang dimasak hanya mengandung 35 gram karbohidrat saja, menjadikan nasi jenis ini pilihan terbaik apabila Anda hendak mengurangi asupan karbohidrat. 

Nasi merah merupakan pilihan bernutrisi lainnya yang juga mengandung banyak serat. Banyak orang menyukai rasanya yang mirip kacang dan teksturnya yang kenyal. Namun, rasa dari nasi merah dapat bersifat cukup kompleks, sehingga mereka yang jarang mengonsumsinya akan menganggap nasi ini aneh. Anda juga bisa menggunakan nasi merah karena warnanya yang akan menambah estetika unik tersendiri pada beberapa makanan tertentu. Dalam satu cup nasi merah Anda akan mendapatkan karbohidrat sebesar 45 gram. Yang membedakan nasi merah dengan nasi jenis lainnya di antaranya adalah sebagai berikut ini. 

1. Nasi cokelat

Nasi cokelat dianggap sebagai pilihan paling sehat karena kandungan nutrisinya yang beragam. Nasi cokelat adalah gandum utuh dan memiliki serat lebih banyak dibandingkan dengan nasi putih biasa. Nasi cokelat juga merupakan sumber magnesium dan selenium yang baik. Konsumsi nasi cokelat dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2, menurunkan kolesterol, dan membantu Anda mencapai berat badan yang ideal. Tergantung jenisnya, nasi cokelat dapat berasa seperti kacang, aromatic, dan manis. 

2. Nasi putih

Dapat dibilang nasi jenis ini adalah yang paling dikenal dan paling sering digunakan. Namun, nasi olahan ini kehilangan beberapa serat, vitamin, dan mineral penting yang ada di dalamnya. 

3. Nasi liar

Yang dimaksud dengan nasi liar atau wild rice sebenarnya adalah gandum dari 4 jenis spesies rumput yang berbeda. Meskipun pada dasarnya bukanlah beras, jenis ini dianggap sebagai nasi untuk alasan kemudahan menyebutnya. Teksturnya yang kenyal memiliki rasa seperti kacang lezat. Nasi liar juga kaya kandungan nutrisi dan antioksidan. 

4. Nasi hitam

Nasi hitam memiliki tekstur unik dan terkadang berubah warna menjadi ungu ketika dimasak. Nasi hitam kaya kandungan serat dan mengandung zat besi, protein, dan antioksidan. Nasi hitam sering digunakan dalam hidangan pencuci mulut karena rasanya yang manis. Anda bisa bereksperimen menggunakan nasi hitam untuk berbagai jenis makanan. 

Cobalah untuk mendapatkan asupan karbohidrat dari sumber gandum utuh seperti nasi cokelat atau nasi liar, yang mana keduanya mengandung serat yang sehat. Sangat penting bagi Anda untuk mengonsumsi jumlah karbohidrat yang tepat setiap harinya. Direkomendasikan bagi Anda untuk mengonsumsi sekitar 225 hingga 325 gram karbohidrat setiap harinya. Angka tersebut harus mencakupi 45 hingga 65 persen dari kalori harian total Anda dan harus di makan dalam waktu satu hari. Selalu cobalah untuk membuat pilihan yang bernutrisi jika Anda ingin memenuhi asupan karbohidrat. 

Sama halnya dengan kebanyakan hal dalam hidup, moderasi dan keseimbangan adalah kunci. Pastikan Anda konsumsi nasi merah, putih, atau cokelat dengan makanan lain yang bernutrisi dan sehat. Pastikan Anda membatasi porsi makan hanya satu cup setiap waktu makan. Idealnya, nasi harus dikonsumsi bersama sayuran atau protein bebas lemak. 

Sumber:

https://www.healthline.com/health/carbs-in-rice#takeaway
https://www.livestrong.com/article/459259-is-red-rice-healthy/

Rapid Test Antigen Adalah Bisa Diandalkan ?

COVID-19 adalah penyakit pernapasan yang dapat menyebabkan penyakit parah, terutama pada orang dengan kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya seperti diabetes, obesitas, dan tekanan darah tinggi.

Dua jenis tes biasanya digunakan untuk menguji infeksi SARS-CoV-2 saat ini, virus corona yang menyebabkan COVID-19.

Jenis pertama adalah tes polymerase chain reaction (PCR), disebut juga tes diagnostik atau tes molekuler. Ini dapat membantu mendiagnosis COVID-19 dengan mendeteksi materi genetik virus corona. Tes PCR dianggap sebagai standar emas untuk diagnosis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Jenis kedua adalah rapid test antigen adalah membantu mendiagnosis COVID-19 dengan mencari molekul tertentu yang ditemukan di permukaan virus SARS-CoV-2.

Tes cepat adalah tes COVID-19 yang dapat memberikan hasil hanya dalam waktu 15 menit dan tidak memerlukan analisis lab. Ini biasanya berupa tes antigen.

Meskipun tes cepat dapat memberikan hasil yang cepat, tes tersebut tidak seakurat tes PCR yang dianalisis di laboratorium. Teruslah membaca untuk mempelajari seberapa akurat tes cepat dan kapan tes tersebut digunakan sebagai pengganti tes PCR.

Seberapa akurat tes cepat COVID-19?

Tes cepat COVID-19 sering memberikan hasil dalam hitungan menit dan tidak perlu dianalisis di laboratorium oleh spesialis.

Sebagian besar rapid test antigen adalah tes antigen, dan terkadang kedua istilah tersebut digunakan secara bergantian. CDC berhenti menggunakan istilah “cepat” untuk menggambarkan tes antigen, karena FDA juga telah menyetujui tes antigen berbasis laboratorium.

Tes cepat, juga disebut tes titik perawatan, dapat dilakukan di:

  • rumah dengan tes COVID-19 di rumah
  • kantor dokter
  • apotek
  • klinik sekolah
  • fasilitas perawatan jangka panjang
  • bandara
  • situs pengujian drive-through

Selama tes, Anda atau profesional medis akan memasukkan kapas ke hidung, tenggorokan, atau keduanya untuk mengumpulkan lendir dan sel. Sampel Anda kemudian biasanya dioleskan ke strip yang berubah warna jika Anda dinyatakan positif COVID-19.

Meskipun tes ini memberikan hasil yang cepat, tes ini tidak seakurat tes laboratorium karena memerlukan lebih banyak virus dalam sampel Anda untuk melaporkan hasil positif. rapid test antigen adalah datang dengan risiko tinggi memberikan hasil negatif palsu.

Negatif palsu berarti tes menunjukkan Anda tidak memiliki COVID-19 ketika Anda benar-benar memilikinya.

Kemungkinan tes cepat memberikan negatif palsu false

Sebuah tinjauan studi Maret 2021 memeriksa hasil dari 64 studi akurasi tes yang mengevaluasi tes antigen atau molekuler cepat yang diproduksi secara komersial.

Para peneliti menemukan bahwa akurasi tes sangat bervariasi. Berikut ini adalah temuan mereka.

Akurasi untuk orang dengan gejala COVID-19

Untuk orang dengan gejala COVID-19, tes dengan benar memberikan hasil positif rata-rata 72 persen. Interval kepercayaan 95 persen adalah 63,7 hingga 79 persen, yang berarti bahwa para peneliti 95 persen yakin bahwa rata-rata berada di antara kedua nilai ini.

Akurasi untuk orang tanpa gejala COVID-19

Para peneliti menemukan bahwa orang tanpa gejala COVID-19 dengan benar dites positif dalam 58,1 persen tes cepat. Interval kepercayaan 95 persen adalah 40,2 hingga 74,1 persen.

Akurasi selama minggu pertama gejala versus yang kedua

Tes cepat lebih akurat memberikan hasil positif COVID-19 ketika diberikan selama minggu pertama gejala. Para peneliti menemukan bahwa tes cepat mengidentifikasi COVID-19 dengan benar rata-rata 78,3 persen kasus selama minggu pertama.

Pada minggu kedua, rata-rata turun menjadi 51 persen.

Seberapa akurat tes COVID-19 lainnya?

Tes PCR umumnya lebih akurat daripada tes cepat. CT scan jarang digunakan untuk mendiagnosis COVID-19. Tes antigen dapat digunakan untuk mendiagnosis infeksi masa lalu.

tes PCR

Tes PCR covid tetap menjadi standar emas untuk mendiagnosis COVID-19. Sebuah studi Januari 2021 menemukan tes PCR lendir mendiagnosis COVID-19 dengan benar pada 97,2 persen kasus.

Pemindaian tomografi komputer (CT)

CT scan umumnya tidak digunakan untuk mendiagnosis COVID-19, tetapi mereka berpotensi mengidentifikasi COVID-19 dengan mengidentifikasi masalah paru-paru. Namun, tes ini kurang praktis dibandingkan tes lain dan sulit menyingkirkan jenis infeksi pernapasan lainnya.

Studi Januari 2021 yang sama menemukan bahwa CT scan dengan benar mengidentifikasi kasus COVID-19 positif 91,9 persen dari waktu tetapi hanya mengidentifikasi kasus COVID-19 negatif dengan benar 25,1 persen dari waktu.

Tes antibodi

Tes antibodi mencari protein yang dibuat oleh sistem kekebalan Anda, yang disebut antibodi, yang menunjukkan infeksi virus corona di masa lalu. Secara khusus, mereka mencari antibodi yang disebut IgM dan IgG. Tes antibodi tidak dapat mendiagnosis infeksi virus corona saat ini.

Studi Januari 2021 menemukan bahwa tes antibodi IgM dan IgG dengan benar mengidentifikasi keberadaan antibodi ini masing-masing pada 84,5 dan 91,6 persen kasus.